PERANCANGAN MODEL SUPPLY CHAIN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK BERBASIS MASYARAKAT DI KABUPATEN BEKASI
Keywords:
rantai pasok; sampah organik; pengelolaan berbasis masyarakat; pengelolaan sampah; teknik industriAbstract
Pengelolaan sampah organik masih menjadi permasalahan utama di berbagai wilayah berkembang seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan keterbatasan sistem pengelolaan yang terintegrasi. Di Kabupaten Bekasi, sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga umumnya masih dikelola melaluipendekatan konvensional berupa pengumpulan dan pembuangan akhir, sehinggapemanfaatan nilai tambah dan keterlibatan masyarakat belum optimal. Dalam perspektifTeknik Industri, pengelolaan sampah organik dapat dipandang sebagai suatu sistem rantaipasok yang melibatkan aliran material, informasi, serta peran aktor yang saling terhubung.Namun, praktik pengelolaan yang ada di tingkat masyarakat masih bersifat parsial dan belum dirancang secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuanuntuk merancang model rantai pasok pengelolaan sampah organik berbasis masyarakatyang disesuaikan dengan kondisi lokal di Kabupaten Bekasi. Metode pelaksanaan meliputiidentifikasi sistem pengelolaan eksisting, kegiatan diskusi dan sosialisasi denganmasyarakat, serta perancangan model rantai pasok yang melibatkan rumah tangga,kelompok pengelola sampah, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil kegiatanmenunjukkan bahwa perancangan model rantai pasok yang terstruktur mampumemperjelas peran masing-masing aktor, meningkatkan efektivitas aliran sampah organik,serta mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Model yang diusulkanmenempatkan partisipasi masyarakat sebagai elemen kunci dalam menjaga keberlanjutansistem pengelolaan sampah organik.